Sinopsis Chimudondon Episode 20: Nobuko’s Napolitan
Di Cultural Festival, klub kuliner SMA Yanbaru membuat Okinawa Soba, tapi karena kesalahan salah satu anggota klub yang menumpahkan sup soba, klub menghadapi masalah besar. Nobuko terpaksa memikirkan pengganti soba okinawa mereka dalam waktu cepat karena festival masih berlangsung. Mereka nggak bisa menyerah begitu saja. Saat itulah ia teringat daftar makanan enak miliknya dan ia menemukan ide untuk menbuat napolitan. Mereka punya mi dan bahan lainnya. Dengan cepat Nobuko dan teman-temannya mulai mengubah bahan soba menjadi napolitan. Meski Nobuko belum pernah membuat spagetti tapi ia paham tekniknya selama ada mi dan bumbunya. Tentu saja bahan-bahan pendukung soba okinawa seperti sayur dan daging juga dimasukkan ke napolitan yang Nobuko namakan sebagai Yanbaru Napolitan. Setelah memasak 1 porsi, para anggota klub mencobanya dan kaget karena rasanya enak. Nobuko puas dan mereka memutuskan untuk menyajikan Yanbaru Napolitan. Sanae meminta Nobuko mencari kakaknya lagi untuk promosi, tapi kali ini Nobuko tidak butuh kakaknya, Nobuko promosi sendiri dengan berteriak kalau SMA Yanbaru menyajikan Yanbaru Napolitan yang enak yang hanya bisa mereka coba disini. Ia meminta para warga datang ke stand mereka. Sanae dan yang lain sempat shock karena Nobuko berani promosi seperti itu.
Tapi berkat itu, stand SMA Yanbaru ramai dikunjungi karena warga penasaran dengan Yanbaru Napolitan. Pengunjung antri dan Utako juga ikut membantu. Tentu saja rasanya yang enak disukai oleh pengunjung. Nobuko dan yang lain melayani pengunjung dengan wajah bahagia.
Saat itu, ibu akhirnya datang ke festival dan tersenyum melihat ramainya stand Nobuko dkk juga melihat wajah senyum Nobuko saat melayani pelanggan. Ayah Sanae menemui ibu Nobuko dan memperkenalkan presiden dari perusahaan makanan dimana Nobuko akan bekerja nanti. Presiden itu menyukai Nobuko yang kelihatan senang bekerja. Itu adalah tanggapan positif dan ayah Sanae juga mengatakan kalau sepertinya Nobuko sudah diputuskan akan diterima bekerja di perusahaan itu. Ibu lega mendengarnya dan ayah Sanae juga lega karena ibu bisa tenang sekarang.
Satoru baru menerima gajinya dan ini tidak seperti yang ia bicarakan dengan bos Sunset Burger. Kebetulan bos Sunset Burger ada di festival dan Satoru menemuinya. Ia ingat kalau bos janji akan menaikkan gajinya jika kentang goreng idenya populer. Tapi bos menanggapi dengan dingin dan malam mengatakan kalau Satoru nggak suka ya buka toko sendiri saja. Satoru menahan amarahnya mendengar hal itu. Satoru mencoba menenangkan diri saat tidak sengaja menabrak Utako yang sedang kesulitan. Guru musik lagi-lagi mengejar Utako karena ingin Utako menyanyi di festival, Utako mencoba kabur dan meminta Satoru menyembunyikannya. Satoru berhasil menyembunyikan Utako dari guru musik dan saat itu Utako melihat amplop gaji Satoru yang ia remas karena kesal, Utako bertanya ada apa dengan itu?
Satoru hanya tersenyum dan mengatakan kalau suatu hari nanti ia akan membuka tokonya sendiri, bukan toko tahu, tapi toko yang lebih besar lagi. Utako tersenyum dan mengatakan ia akan mendukung Satoru.
Sementara itu, Ryoko yang datang ke festival bertemu dengan Hiroo. Hiroo ternyata datang juga. Keduanya bicara berdua di tempat yang agak sepi. Hiroo mencoba menjelaskan apa yang terjadi waktu itu, karena teman wanita mereka yang itu ingin mendiskusikan masalah sekolah zaman dulu, makanya ia meminta dikenalkan dengan orang tuanya, karena orang tua Hiroo dan kakeknya adalah guru juga. Tapi ia tak jadi memperkenalkan mereka karena ia dan teman mereka itu bertengkar. Ia kesal karena teman mereka bilang kalau itu pembicaraan pernikahan, karena itu dia marah pada teman mereka itu. Kelihatan banged Hiroo mencoba menjelaskan kalau tidak ada hubungan apa-apa antara dia dan teman mereka itu.
Ryoko bertanya kenapa Hiroo marah pada teman mereka itu?
Hiroo agak gugup dan mencoba menjawabnya. Hiroo sepertinya akan mengatakan kalau ia menyukai Ryoko dan mengajaknya untuk menikah, Ryoko udah deg degan banged. Tapi pada akhirnya Hiroo nggak bisa mengatakan hal itu, dia malah bilang ayo melakukan diskusi belajar dan memikirkan masa depan anak-anak Okinawa.
Pada akhirnya Ryoko tersenyum aja. Sepertinya hubungan keduanya masih akan lama sampai janur kuning melambai 😅
Kenshu sedang good mood di toilet saat Kira Kingo masuk ke toilet dan bad mood melihat Kenshu. Kingo nggak terlalu suka melihat Kenshu karena ia yakin Kenshu akan meminjam uang padanya lagi, padahal uang yang dulu Kenshu pinjam belum dikembalikan. Kenshu dengan sombong mengatakan kalau keluarga mereka akan kaya sebentar lagi dan ia akan membayar semua hutangnya. Dengan sombong Kenshu mengatakan kalau pemerintah punya rahasia yang Kingo nggak tahu. Kingo berfikir dan teringat sesuatu, jangan bilang itu adalah mengenai nilai tukar dolar dan yen? Karena ada pria aneh entah dari mana datang ke pabrik ayahnya untuk investasi mengenai uang. Ayahnya sampai melapor ke polisi dan mengetahuu kalau pria itu adalah penipu.
Kenshu tertawa dan mengatakan orang yang bekerja sama dengannya bukan penipu, karena ia punya sertifikatnya. Kenshu mengeluarkan kertas sertifikat waktu itu dan menperlihatkan pada Kingo. Kingo membacanya dan shock karena namanya adalah Gahana, penipu yang datang ke pabrik ayahnya. Kenshu shock mendengarnya.
Cultural Festival selesai. Acara terakhir adalah pengumuman pemenang untuk kompetisi kuliner. Semua yang berpartisipasi deg degan dengan hasilnya, siapa yang menang, yang menandakan makanannya adalah yang paling disukai di festival itu. Dan hasilnya adalah kemenangan SMA Yanbaru. Mereka menang 5 angka dari SMA Minami. Nobuko dkk sangat bahagia dengan hasil itu, mereka berteriak dan berpelukan. Nobuko tidak lupa menyalami ketua klub SMA Minami yang akhirnya menerima kekalahannya karena Okinawa Soba Nobuko memang enak dan ia juga ingin mencoba Yanbaru Napolitan buatan Nobuko. Nobuko senang dengan hal itu.
Anggota klub kuliner naik ke atas panggung untuk menyampaikan pidato kemenangan. Harusnya yang berpidato adalah ketua klub, tapi Sanae memberikan mike-nya pada Nobuko yang menurutnya lebih pantas menyampaikan pidato. Anggota klub yang lain setuju.
Dan begitulah Nobuko mulai menyampaikan pidatonya mengatakan menyenangkan sekali memakan makanan yang enak tapi melihat makanan kita dimakan dengan enak ternyata juga menyenangkan. Nobuko berterima kasih pada semuanya.
Nobuko kemudian mengatakan isi hatinya dan kelihatan akan menangis. Tapi ia didukung oleh ibu, kakak dan adiknya yang ada dibarisan penonton menyemangatinya. Nobuko mengatakan mengenai dirinya yang sedang mencari pekerjaan. Bagaimana ia kesal pada diri sendiri karena ia sama sekali belum menemukan apa yang ingin ia lakukan di masa depan. Nobuko meneteskan air mata, kesulitan melanjutkan kata-katanya.
Ketua klub SMA Minami menyemangati Nobuko mengatakan Nobuko pasti bisa melanjutkan pidatonya. Para warga juga mulai menyemangati Nobuko mengatakan kalau napolitan Nobuko sangat enak, masakan Nobuko sangat enak dan mereka senang bisa memakannya. Dukungan dari banyak orang itu terngiang-ngiang ditelinga Nobuko. Air mata Nobuko semakin mengalir mendengarnya dan akhirnya Nobuko tersenyum. Nobuko tiba-tiba mengatakan kalau ia ingin bekerja di restoran. Ia ingin bekerja di Tokyo dan menjadi juru masak. Nobuko dengan air mata dan senyuman diwajahnya mengatakan kalau ia baru saja menemukan apa yang ingin ia lakukan.
***
Nobuko akhirnya mendeklarasikan impiannya yang ia temukan secara instan saat itu. Nobuko selama ini memang suka memasak tapi ya masak untuk keluarga saja. Nggak kepikiran masak untuk orang lain. Tapi momen di festival itu, Nobuko menikmati wajah bahagia orang-orang yang makan masakannya, juga bagaimana orang-orang mengatakan ingin makan masakannya lagi, membuat ia akhirnya memutuskan ingin menjadi juru masak. Tapi Nobuko kan baru aja diterima bekerja, lalu ada masa lalu juga dimana Nobuko menolak ke Tokyo dulu, sepertinya keberangkatannya ke Tokyo nggak akan mudah.
Di episode ini, perasaan Hiroo pada Ryoko akhirnya terkonfirmasi kalau dia juga suka sama Ryoko. Hanya saja Hiroo masih terlalu malu untuk mengatakannya. Jadi keduanya punya perasaan yang sama dan sepertinya akan berjalan lancar kalau teman wanita mereka itu nggak menganggu. Tapi apakah keiuarga Hiroo akan menerima Ryoko yang dari keluarga miskin?
Satoru adalah karakter yang menarik dalam drama ini. Aku suka banged sama dia yang selalu menjadi pendukung keluarga Higa dan bagaimana keluarga Higa juga dekat dengannya. Pertemannannya dengan 4 bersaudara keluarga Higa, aku harap akan berlangsung selamanya. Tentu saja kalau dengan Utako aku berharap kisah cinta mereka berjalan lancar. Meski kayaknya Satoru suka sama Nobuko, tapi aku yakin perasaan Utako nantinya akan tersampaikan. Aku punya feeling kalau Satoru akan menjadi pria hebat yang berhasil menggapai impiannya membuka toko sendiri. Karena dia adalah pekerja keras.
Kenshu… aku kehilangan kata-kata deh. Makanya disuruh sekolah biar nggak bodoh-bodoh amat. Mana ada istilahnya menggandakan uang semudah itu. Kalau ada ya dari dulu pasti udah tersebar, bukan rahasia lagi. Kalau nggak salah uang yang didapat Kenshu itu juga pinjaman dari keluarga lain, jangan bilang dari paman mereka yang pemarah itu. Masalah lagi deh untuk keluarga Higa. Kalau dari preview sih kelihatannya Kenshu bakalan kabur dari Yanbaru dan itu juga menjadi penyebab sulitnya Nobuko mendapat izin ke Tokyo.
Tapi minggu ke-6 besok adalah akhir dari Okinawa-hen, karena minggu ke-7, Nobuko akan di Tokyo dan dimulainya Tokyo-hen, tentu saja dengan banyak karakter baru.
0 komentar:
Posting Komentar